IDXChannel - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan harga minyak global belum naik cukup tinggi untuk menyebabkan penurunan permintaan.
Hal tersebut dia ungkapkan pada konferensi energi CERAWeek di Houston, Texas, Senin (23/3/2026).
Adapun pasar masih bergejolak dan harga minyak dunia telah berada di atas USD100 per barel akibat perang antara AS-Israel versus Iran.
Pernyataan Wright muncul di tengah salah satu krisis energi terburuk dalam beberapa dekade terakhir setelah penutupan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran utama dan serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah yang menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Pemerintahan Trump mengambil sejumlah langkah untuk menenangkan pasar, termasuk melepaskan minyak dari Cadangan Minyak Strategis AS bersama anggota lain dari International Energy Agency.
Wright mengatakan pada Senin bahwa AS akan melepaskan antara 1 juta hingga 1,5 juta barel minyak per hari, yang pada akhirnya akan ditingkatkan hingga 3 juta barel per hari.