AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24935.43
-0.07%
-16.92
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
16663.77
-0.92%
-155.21
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Meski Diterapkan PPKM Level 3, 19,9 Juta Warga Ingin Liburan Selama Nataru

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Kamis, 02 Desember 2021 08:22 WIB
Meskipun pemerintah telah menetapkan kebijakan PPKM Level 3 selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, namun 18,9 juta orang diketahui berniat mudik.
Meski Diterapkan PPKM Level 3, 19,9 Juta Warga Ingin Liburan Selama Nataru. (Foto: MNC Media)
Meski Diterapkan PPKM Level 3, 19,9 Juta Warga Ingin Liburan Selama Nataru. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Meskipun pemerintah telah menetapkan kebijakan PPKM Level 3 selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, namun 18,9 juta orang diketahui masih berniat melakukan mudik.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam rapat dengar pendapat (RDP). Berdasarkan survei, sekitar 12,8 persen warga Indonesia atau 19,9 juta orang yang berencana melakukan liburan pada masa natal dan tahun baru tersebut.

“Kalau secara nasional ada 19,9 juta, dan Jabodetabek ada 4,4 juta yang ingin melakukan mudik,” kata Menhub Budi Karya dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Gedung DPR, dikutip Kamis (2/12/2021).

Sedangkan sebanyak tujuh persen lainnya sudah merencanakan perjalanan untuk liburan selama Nataru.

“Berdasarkan survei yang telah dilakukan Kementerian Perhubungan, masih ada sekitar 7 persen atau 10 juta orang yang berencana melakukan perjalanan, meskipun Pemerintah Pusat menerapkan aturan larangan bepergian Selama libur Nataru,” tambahnya.

Sementara itu ada 10 persen atau 16 juta orang yang akan melakukan perjalanan jika perjalanan harus menggunakan syarat tertentu dan apabila diterapkan PPKM Level 3 dan PPKM Level 4, ada 9 persen atau 15 juta orang yang akan melakukan Perjalanan.

“Jadi Nanti bagi mereka yang akan pergi ada stiker izin dari RW atau RT setempat. Bahwa  dia sudah mendapatkan vaksinasi dan melakukan antigen. Itu akan kita buat di beberapa tempat di jalan tol maupun non-tol," ujarnya.

Dengan demikian, Budi mengatakan kemenhub akan melakukan berbagai pengetatan bagi  pelaku perjalanan darat di masa libur nataru, misalnya diharuskan membawa surat keterangan dari RT/RW dan juga ada pengetatan ganjil genap di sejumlah ruas jalan tol. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD