Tren peningkatan penumpang internasional juga tercermin di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pada puncak arus penumpang 28 Desember 2025, tercatat 82.445 penumpang atau naik 12 persen dibandingkan hari yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut didorong oleh penerbangan internasional, sementara penumpang domestik tidak mengalami lonjakan signifikan.
Dari sisi kapasitas, Kemenhub menilai ketersediaan kursi penerbangan masih mencukupi. Tingkat keterisian kursi (load factor) pada periode 18–30 Desember 2025 tercatat sebesar 70,59 persen, menyisakan 21.180 kursi yang belum terpakai.
Hingga 30 Desember 2025, sebanyak 294 extra flight telah digunakan dari total rencana 329 penerbangan tambahan. Secara nasional, Kemenhub telah menyetujui hingga 1.120 extra flight selama periode Nataru, namun baru 799 penerbangan atau 71,51 persen yang terealisasi, terdiri dari 788 penerbangan domestik dan 11 penerbangan internasional.
Meski penumpang domestik melemah, Lukman menegaskan bahwa secara keseluruhan kinerja penerbangan nasional masih mencatatkan pertumbuhan tipis jika digabung dengan penerbangan internasional.