AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Mudik Dilarang, 730 Kendaraan di Suramadu Gagal Mudik ke Madura

ECONOMICS
Lukman Hakim/Sindo
Kamis, 06 Mei 2021 11:23 WIB
Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) juga menjadi sasaran penyekatan larangan mudik lebaran 2021.
Mudik Dilarang, 730 Kendaraan di Suramadu Gagal Mudik ke Madura. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) juga menjadi sasaran penyekatan larangan mudik lebaran 2021. Alhasil, sebanyak 730 kendaraan yang akan melintas melalui jembatan tersebut langsung diputar arah.

Penyekatan ini dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, TNI, Satpol PP Kota Surabaya, Linmas, Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, yang berlangsung sejak Kamis (6/5/2021) pukul 00.00 WIB. 

Hasilnya, hingga pukul 08.00 WIB, sebanyak 730 kendaraan yang hendak mudik ke Madura diminta putar balik.

Jumlah itu terdiri dari 250 unit sepeda motor, 350 unit mobil penumpang, 20 unit bus, 100 unit mobil barang, dan kendaraan khusus (tidak memuat orang dan barang) sebanyak 10 unit.

Alasan kendaraan tersebut diminta putar balik lantaran tidak mengantongi izin perjalanan. Di antaranya, tidak membawa surat keterangan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menyatakan bebas dari COVID-19.

“Kemudian tidak membawa surat tugas dari perusahaan atau instansi. Tujuan mereka melintas di Jembatan Suramadu juga tidak jelas. Sehingga kita putarbalikkan,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Sunarto.

Dia menambahkan, dalam kegiatan penyekatan ini, jumlahnya personil yang diterjunkan sebanyak 80 personil. Terdiri dari personil Polisi, TNI, Satpol PP Kota Surabaya, Linmas, Dinkes, dan PMI Kota Surabaya.

Penyekatan dilakukan di dua sisi, yakni jalur yang hendak ke Madura. Kemudian sisi yang dari Madura menuju Surabaya. “Semua kendaraan yang melintas kami periksa. Kita minta pengemudi menunjukkan surat-surat yang menjadi syarat bisa melakukan perjalanan,” ujar Sunarto.

Dalam penyekatan tersebut, petugas memasang palang yang dipasang separuh badan badan jalan. Sehingga, pengendara mau tidak mau harus memperlambat laju kendaraannya.

Di tengah jalan, petugas sudah bersiaga untuk mengecek satu persatu kendaraan yang melintas. Jika tidak bisa menunjukkan surat izin perjalanan, maka segera diminta putar balik.

Salah kendaraan jenis minibus, diminta berhenti oleh petugas. Pasalnya, dicurigai kendaraan tersebut memuat penumpang yang cukup banyak dan hendak melakukan perjalanan mudik.

Terang saja, petugas mengecek kendaraan, di dalamnya terdapat 7 orang penumpang yang memang hendak mudik.

“Mau ke mana pak?” tanya petugas.

“Mau balik ke Madura,” jawab si sopir yang diketahui bernama Imam Syafei.

Lantaran tidak mengantongi syarat izin perjalanan, akhirnya, kendaraan tersebut diminta putar balik. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD