sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mudik Dilarang, Intip Data Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang

Economics editor Rista Rama Dhany
10/05/2021 05:57 WIB
Membludaknya jumlah pemudik terlihat dibeberapa pos penyekatan, pemerintah memprediksi sedikitnya 18 juta jiwa akan tetap ngotot mudik lebaran tahun ini.
Mudik Dilarang, Intip Data Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang. (FOTO: MNC Media)
Mudik Dilarang, Intip Data Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang. (FOTO: MNC Media)

3. Libur Maulid Nabi, (28 Oktober hingga 1 November 2020), pasca libur panjag terjadi lonjakan kasus harian covid melonjak hingga 95 persen, dengan peningkatan angka kematian mingguan hingga 75 persen.

4. Libur Natal dan Tahun Baru (24 Desember hingga 3 Januari 2021), terjadi kenaikan kasus covid hingga 78 persen dengan dibarengi peningkatan angka kematian mingguan karena Covid-19 mencapai 46 persen.

Kaplri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo menegaskan, sesungguhnya tujuan pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran tahun ini tidak lain hanya ingin melindungi masyarakat dari bahaya covid-19. Virus ini adalah ancaman nyata dan terbukti telah merunggut banyak nyawa manusia.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru virus Covid-19," ujar Listyo Sigit Prabowo. (RAMA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement