AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Nilai Utang Capai Rp500 Triliun, Ini yang Harus Diwaspadai PLN

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Selasa, 15 Juni 2021 15:42 WIB
PLN perlu mewaspadai beban keuangan jangka pendek.
PLN perlu mewaspadai beban keuangan jangka pendek. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Nilai aset PT PLN Persero hingga 2020 tercatat sebesar Rp1.589 triliun. Kendati demikian, catatan utang PLN mencapai hampir Rp500 triliun.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa mengatakan, nilai utang masuk ke dalam perhitungan aset.

“Jadi, aset PLN kan cukup besar dan kalau kita lihat artinya untuk menjaga kesehatannya itu harus dilihat apakah dengan meningkatkan utang itu asetnya meningkat tidak,” katanya dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (15/6/2021).

Dia menjelaskan, aset-aset PLN itu cukup meningkat. Akan tetapi, yang perlu diwaspadai adalah beban keuangan jangka pendek. Sementara, utang yang disampaikan hanya lah utang PLN dalam jangka panjang.

“Karena banyak utang-utang PLN khususnya diberikan oleh lembaga-lembaga multilateral, itu kan tenor pembayaran utangnya sampai 25 hingga 30 tahun. Ya jadi itu bisa dikelola,” jelas Fabby.

Sementara itu, kata Fabby, terdapat utang jangka pendek seperti pembayaran bunga dan pokok imbal hasil obligasi. Lalu, menurut Fabby, cashflow PLN itu penting.

“Tapi ada yang jangka pendek ya, yang dikeluarkan misalkan untuk pembayaran bunga dan pokok imbal hasil obligasi, global bond yang setiap tahun itu kemudian dibayarkan kepada investor dan ini yang harus diperhatikan. Seperti yang saya katakan cashflow PLN itu penting,” tutup dia. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD