AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.48
N225
28365.05
0.86%
+240.77
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
835,465 / gram

November, Realisasi KUR Tembus Rp262,95 Triliun

ECONOMICS
Michelle Natalia
Senin, 29 November 2021 16:43 WIB
Hingga November 2021, sebanyak 6,9 juta debitur tercatat mendapatkan kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp262,95 triliun.
November, Realisasi KUR Tembus Rp262,95 Triliun (FOTO: MNC Media)
November, Realisasi KUR Tembus Rp262,95 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Hingga November 2021, sebanyak 6,9 juta debitur tercatat mendapatkan kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp262,95 triliun.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan, pada 2021, pemerintah terus memberikan dukungan akses pembiayaan untuk UMKM melalui program KUR. 

"Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan," kata Eddy dalam rilisnya di Jakarta, Senin (29/11/2021). 

Pertama, meningkatkan target penyaluran KUR menjadi sebesar Rp285 triliun dari target sebelumnya sebesar Rp253 triliun. Kedua, memperpanjang pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen dari Januari hingga Desember 2021. "Sehingga, suku bunga KUR tahun 2021 menjadi 3 persen," imbuh Eddy. 

Ketiga, semua sektor ekonomi UMKM dapat diberikan KUR. "Tak ketinggalan, plafon KUR tanpa jaminan sampai dengan Rp100 juta," tandas Eddy. 

Selain itu, pada Agustus 2020 lalu, pemerintah juga telah menambahkan skema KUR Super Mikro sampai dengan Rp10 juta yang tidak mensyaratkan adanya agunan tambahan. Hanya agunan pokok usaha yang dibiayai saja, bagi semua pelaku UMKM. "Utamanya dari pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga," kata Eddy. 

Bahkan, bagi calon penerima KUR Super Mikro, lama usahanya tidak dibatasi minimal 6 bulan. Lama usaha dapat kurang dari 6 bulan dengan persyaratan. Diantaranya, mengikuti program pendampingan (formal atau informal), tergabung dalam suatu kelompok usaha, atau memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha. 

Eddy menjelaskan, realisasi penyaluran KUR tahun 2021 sampai dengan 28 November 2021 berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sebesar Rp262,95 triliun atau sebesar 92,26 persen dan diberikan kepada 6.962.882 debitur. 

Rinciannya, KUR Super Mikro sebesar Rp9,71 triliun kepada 1.104.567 debitur, KUR Mikro sebesar Rp165,86 triliun kepada  5.410.536 debitur, KUR Kecil/khusus sebesar Rp87,36 triliun kepada 446.653 debitur, dan KUR Penempatan TKI sebesar Rp17,33 miliar kepada 1.126 debitur. 

Tak hanya itu, untuk mendukung pelaksanaan program KUR, pemerintah memberikan Subsidi Bunga KUR masing-masing jenis KUR. Yaitu, KUR Super Mikro sebesar 13 persen, KUR Mikro 10,5 persen, KUR Kecil sebesar 5,5 persen, dan KUR Penempatan TKI sebesar 14 persen. 

"Besar harapan kami, dengan kebijakan program KUR dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutup Eddy. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD