"Jangan sampai kita terus memproduksi SDM yang tidak relevan dengan kebutuhan industri ke depan, yang notabene semakin didukung oleh penguasaan teknologi," ujarnya.
Ichwan menambahkan, penguatan pendidikan STEM harus menjadi arus utama dalam kebijakan peningkatan kualitas SDM nasional agar Indonesia tidak tertinggal dalam menarik investasi teknologi bernilai tambah tinggi. Pemerintah saat ini juga tengah mendorong kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan untuk memastikan link and match antara dunia usaha dan dunia akademik, sekaligus meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi sektor teknologi global.
(Rahmat Fiansyah)