AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23466.39
-1.26%
-300.30
N225
27924.96
-0.37%
-104.61
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Orang RI Bisa Ajukan Izin Masuk ke Singapura Mulai 22 November

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Selasa, 16 November 2021 10:47 WIB
Kementerian Luar Negeri menyatakan warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Singapura bisa segera mengajukan izin masuk mulai 22 November 2021.
Orang RI Bisa Ajukan Izin Masuk ke Singapura Mulai 22 November (FOTO: MNC Media)
Orang RI Bisa Ajukan Izin Masuk ke Singapura Mulai 22 November (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Luar Negeri menyatakan warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Singapura bisa segera mengajukan izin masuk melalui vaccinated travel lane (VTL) mulai 22 November 2021.

Hal ini merupakan salah satu pokok pembicaraan antara Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi bertemu Menlu Singapura, Vivian Balakrishnan di Singapura (16/11). Keduanya membahas penguatan kerjasama bilateral, khususnya pengaturan perjalanan yang aman, antara lain melalui vaccinated travel lane (VTL).

Menlu Retno menyatakan bahwa VTL unilateral Singapura ini akan mulai berlaku 29 November 2021.

“VTL unilateral Singapura ini akan mulai berlaku 29 November 2021,” kata Retno dalam keterangan tertulisnya (16/11/2021).

Diketahui, kuota untuk VTL adalah 10.000 per hari untuk pendatang dari semua negara yang memperoleh VTL. Retno mengatakan, pelaku perjalanan tetap harus meminta izin masuk terlebih dahulu kepada pemerintah Singapura sebelum berkunjung.

“Pengunjung Warga Negara Indonesia mulai dapat sampaikan aplikasi izin masuk pada tanggal 22 November 2021,” katanya.

Kedua Menlu juga membahas detail pelaksanaan VTL unilateral yang diberikan oleh Singapura kepada pelaku perjalanan dari Indonesia berdasarkan point to point, yaitu dari Jakarta ke Singapura. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan mengenai pengaturan VTL secara bilateral (resiprokal).

“Menlu Singapura menyampaikan bahwa pemberlakuan VTL unilateral oleh Singapura antara lain didasarkan pada kepercayaan terhadap sistem (trust), terus membaiknya situasi Covid-19 di Indonesia serta semakin tingginya tingkat vaksinasi,” kata Menlu RI dalam keterangan tertulisnya (16/11/2021).

Kementerian Kesehatan Singapura sebelumnya telah meng-update status kesehatan Indonesia menjadi Kategori II sejak 12 November 2021. Dengan VTL, pelaku perjalanan dari Indonesia yang telah divaksin dapat masuk ke Singapura dengan menunjukkan hasil PCR negatif, melakukan test Covid saat ketibaan tanpa karantina.

Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu juga membahas rencana penyelenggaraan Leaders’ Retreat antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Kedua Menlu sepakat untuk mempersiapkan hasil Pertemuan yang konkrit dan bermanfaat bagi kedua negara. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD