AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Pasok 55 MW Listrik Jawa-Bali, Sumur Geothermal PLTP Patuha 2 Mulai Dibor 

ECONOMICS
Agung bakti sarasa
Jum'at, 26 November 2021 06:20 WIB
Proyek PLTP Patuha Unit 2 di kawasan Gunung Patuha, Kabupaten Bandung mulai mengebor sumur geothermal pertama. 
Pasok 55 MW Listrik Jawa-Bali, Sumur Geothermal PLTP Patuha 2 Mulai Dibor (Dok.MNC Media)
Pasok 55 MW Listrik Jawa-Bali, Sumur Geothermal PLTP Patuha 2 Mulai Dibor (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 di kawasan Gunung Patuha, Kabupaten Bandung mulai mengebor sumur geothermal pertama. 

Dalam rancangan, PLTP Patuha Unit 2 akan memiliki 12 sumur geothermal yang dibor. Kehadiran megaproyek ini diharapkan menopang dan memperkokoh pasokan listrik Jawa-Bali dengan kapasitas 55 megawatt (MW).
 
Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Riki Firmandha Ibrahim menjelaskan, pengeboran pertama sumur geothermal PLTP Patuha Unit 2 akan sangat menentukan kapasitas produksi dan biaya untuk sumur selanjutnya. Oleh karena itu, hasil pengeboran pertama ini akan menjadi acuan dari arah pengeboran sumur selanjutnya. 

"Pengeboran ini mendukung keberhasilan putra-putri Indonesia untuk sektor energi terbarukan, khususnya geothermal dalam upaya pengurangan dampak rumah kaca dari pembangkit listrik sebesar 55 MW serta mendukung terciptanya pembangunan ekonomi di sekitar wilayah kerja Geo Dipa. Direncanakan Patuha Unit 2 akan commercial on date pada tahun 2024," tutur Riki dalam keterangan resminya, Kamis (25/11/2021). 

Riki menjelaskan bahwa pengeboran yang dilakukan Geo Dipa merupakan bagian program strategis nasional yang tertunda sejak tahun 2007. Dia juga mengatakan bahwa PLTP tidak memakan lahan besar karena pengeboran dilakukan di lokasi sumur eksisting PLTP Patuha Unit 1.

"Rencana pengeboran akan dilakukan sebanyak 12 sumur dan apabila menghasilkan sumur produksi yang lebih besar jumlahnya, maka sebagian sumur akan diperuntukan untuk proyek unit 3," katanya. 

Sementara itu, General Manager Project Management Unit Geo Dipa, Supriadinata Marza mengatakan, selain untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas 55 MW, hadirnya PLTP Patuha Unit 2 bertujuan untuk penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Tidak hanya bagi Geo Dipa, melainkan juga bagi kontraktor dan masyarakat sekitar wilayah kerja Geo Dipa.

"Penguatan terhadap kompetensi tidak hanya untuk Geo Dipa, tapi juga untuk kontraktor yang bekerja sama dan juga masyarakat sekitar. Kita punya potensi besar, jadi harus dikelola sendiri agar bermanfaat untuk kemandirian energi nasional," jelasnya. 

Selain itu, dengan hadirnya megaproyek PLTP Patuha Unit 2, Geo Dipa juga akan memperkuat program community development dimana Geo Dipa berkomitmen untuk maju bersama dengan masyarakat.  

"Kami ingin maju bersama karena sukses sendiri itu mudah, tapi sukses bersama sulit, harus berjalan bersama-sama," tegasnya. 

Sebagai bukti Geo Dipa berkomitmen maju bersama dengan masyarakat, pihaknya telah melakukan perekrutan tenaga kerja lokal sebanyak hampir 200 orang untuk megaproyek tersebut. 

"Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga tahun 2023 yang ditargetkan akan mencapai 30-40 persen tenaga kerja lokal dari total kebutuhan 800 pekerja dalam proyek," kata Supriadinata.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Kabupaten Bandung, Supardian mewakili Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyambut baik dimulainya tajak sumur pertama megaroyek PLTP Patuha Unit 2.

Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa potensi alam, khususnya potensi energi baru terbarukan geothermal memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jawa Barat. Dia juga memastikan bahwa sumber energi geothermal yang dimanfaatkan oleh Geo Dipa sebagai energi listrik sangat aman dan ramah terhadap lingkungan.

"Pemanfaatan energi geothermal di Jawa Barat memberikan masukan positif kepada pemda yang signifikan. Namun, pembangunan PLTP Patuha Unit 2 tentunya tetap harus memperhatikan kelestarian alam agar tambah lebih lestari. Semoga PLTP Patuha Unit 2 ini dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang sebesar-besarnya," katanya.

Dalam pelaksanaan tajak sumur geothermal pertama yang dilakukan dalam acara The First Spud In Well Patuha Unit 2 Project, Geothermal For Indonesia Emission Reduction, Kamis 18 November 2022 lalu itu, juga dilakukan penandatanganan Leadership HSSE Commitment. 

Penandatanganan dilakukan project management unit, project management consultant, dan seluruh kontraktor pengeboran sebagai bukti bahwa Geo Dipa dan kontraktor senantiasa menjaga safety sampai zero accident, yaitu menjaga aspek-aspek keselamatan kerja dan lingkungan. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD