Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai, khususnya cabai rawit merah. Menyikapi hal ini, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keseimbangan harga melalui intervensi yang terukur.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menuturkan harga cabai mulai menunjukkan tren penurunan seiring membaiknya pasokan dari daerah sentra produksi.
“Pasokan cabai dari daerah seperti Kediri mulai meningkat, sehingga harga secara bertahap menurun. Fasilitasi distribusi yang dilakukan Bapanas juga semakin optimal dalam memperlancar pasokan ke wilayah konsumen seperti Jakarta,” ujar Ketut.
Berdasarkan data Asosiasi Petani Cabai Indonesia, pasokan harian cabai di Pasar Induk Pare, Kediri, Jawa Timur, pada 15 Maret 2026 meningkat masing-masing 66,7 persen untuk cabai besar, 85 persen untuk cabai merah keriting, dan 51,4 persen untuk cabai rawit merah.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa secara nasional ketersediaan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.