Pasar SBN domestik masih menjadi penopang utama pembiayaan. Tingginya minat investor terlihat dari rasio bid to cover pada lelang Surat Utang Negara (SUN) yang konsisten di atas dua kali, bahkan mencapai 3,1 kali untuk Sukuk Negara (SBSN).
Juda menilai pencapaian ini lebih positif dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yang menandakan ketangguhan ekonomi nasional di mata para pemodal.
“Ini menunjukkan bahwa minat dan kepercayaan investor terhadap fundamental perekonomian Indonesia masih terjaga di tengah dinamika pasar keuangan global yang penuh ketidakpastian,” kata dia.
Investor asing pun menunjukkan ketertarikan yang kuat, dengan rasio bid to cover SUN oleh asing mencapai 2,4 kali dan SBSN sebesar 2,8 kali.