Secara fungsional, aliran dana pembiayaan non-utang ini jamak dimanfaatkan oleh pemerintah untuk keperluan pos investasi negara yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.
Adapun realisasi per Mei 2026 yaitu pembiayaan anggaran secara total telah terserap sebesar Rp379,4 triliun.
Angka realisasi ini merepresentasikan pemenuhan sebesar 55,1 persen dari target keseluruhan pembiayaan anggaran hingga akhir tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp689,1 triliun.
(NIA DEVIYANA)