Dengan mengkalkulasikan kedua instrumen fiskal tersebut, Kementerian Keuangan secara total telah merealisasikan pembiayaan anggaran bersih sebesar Rp298,5 triliun per April 2026. Angka bersih ini didapatkan dari akumulasi hasil penarikan utang baru setelah dikurangi dengan realisasi pembiayaan non-utang.
Realisasi pembiayaan anggaran bersih yang diproyeksikan untuk menutupi defisit APBN hingga April 2026 ini tercatat sudah memenuhi 43,3 persen dari total target tahunan yang sebesar Rp689,1 triliun.
Pencapaian pembiayaan anggaran untuk menambal defisit ini terpantau bergerak sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan performa pada periode yang sama di tahun lalu, di mana realisasi April 2025 berada pada posisi Rp281,2 triliun.
(NIA DEVIYANA)