AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Pemkot Pastikan Pengunjung Bioskop di Jakbar Tak Harus Divaksinasi Dua Kali

ECONOMICS
Dimas Choirul
Kamis, 23 September 2021 19:20 WIB
Warga dan anak-anak usia di atas 12 tahun tidak diharuskan jalani vaksin dua kali untuk masuk ke gedung bioskop.
Pemkot Pastikan Pengunjung Bioskop di Jakbar Tak Harus Divaksinasi Dua Kali (FOTO:MNC Media)
Pemkot Pastikan Pengunjung Bioskop di Jakbar Tak Harus Divaksinasi Dua Kali (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat memastikan, bahwa warga dan anak-anak usia di atas 12 tahun tidak diharuskan jalani vaksin dua kali untuk masuk ke gedung bioskop.  

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta nomor 586 tahun 2021. 

"Belum divaksin dua kali belum boleh masuk tapi sekarang vaksin sekali sudah boleh masuk," kata Kepala Seksi Pengawas Suku Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat Budi Suryawan, Kamis (23/9/2021). 

Kendati demikian, Budi memastikan terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah dijalankan dengan baik. Sebab setiap harinya, Sudin parekraf melakukan sidak ke beberapa bioskop. Yang terbaru, pihaknya baru saja memeriksa 10 bioskop di seluruh Jakarta Barat. 

"Yang kita pantau penerapan prokes, ketersediaan barcode PeduliLindungi, kapasitas 50 persen di dalam teater dan prokes lain," tuturnya. 

Untuk itu, pihaknya berharap 16 bioskop yang tersebar di Jakarta Barat patuh terhadap prokes agar dapat memperkecil potensi munculnya klaster Covid-19.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD