"Biasanya kalau otomotif, kami justru mempertahankan (harga)," ujarnya.
Kalangan pengusaha, kata Bob, kini sedang mengupayakan inovasi dalam hal produksi. Diversifikasi digadang-gadang menjadi satu di antara opsi untuk menyiasati kelangkaan bahan baku.
"Kami sih berharap akan muncul inovasi-inovasi baru di setiap kesulitan, termasuk kesulitan bahan baku yang saat ini kami hadapi," kata dia.
Bicara soal ketersediaan bahan baku, memang menjadi isu bagi dunia usaha saat perang di Timur Tengah berkecamuk. Seperti industri tekstil di sektor hulu, yang memprediksi stok bahan baku hanya cukup beberapa pekan sejak perang dimulai.
"Kalau untuk saat ini belum ada pengaruh karena stok bahan baku kita yang berasal dari Timuer Tengah yaitu MEG masih ada untuk 2-3 minggu ke depan," kata Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI Redma Gita Wirawasta kepada IDX Channel, 10 Maret 2026.