AALI
8325
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4290
ACES
610
ACST
184
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4130
AGAR
292
AGII
2220
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
191
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1370
AKSI
312
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
164
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.90
-0.82%
-4.37
IHSG
7036.17
-0.57%
-40.46
LQ45
1002.61
-0.8%
-8.07
HSI
17849.79
-0.9%
-162.36
N225
27149.76
-0.59%
-161.54
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,452 / gram

Penuhi Panggilan Kejagung Terkait Mafia Minyak Goreng, Eks Mendag Irit Bicara

ECONOMICS
Riana Rizkia
Rabu, 22 Juni 2022 10:12 WIB
Mantan Mendag Muhammad Lutfi memenuhi panggilan Jampidsus. Ia dimintai keterangan terkait kasus dugaan mafia minyak goreng dalam izin ekspor CPO.
Penuhi Panggilan Kejagung Terkait Mafia Minyak Goreng, Eks Mendag Irit Bicara (FOTO: MNC Media)
Penuhi Panggilan Kejagung Terkait Mafia Minyak Goreng, Eks Mendag Irit Bicara (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). Ia dimintai keterangan terkait kasus dugaan mafia minyak goreng dalam izin ekspor crude palm oil (CPO).

Dengan mengenakan kemeja batik berwarna abu-abu Lutfi tiba di Gedung Bundar, Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM-Pidsus), Kejagung sekira pukul 09.10 WIB, dengan menggunakan mobil Mitsubishi Xpander warna hitam.

Saat memasuki Gedung Bundar, Lutfi irit bicara. "Nanti dong, nanti," singkatnya, Rabu (22/6/2022). 

Sebelumnya, Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus Kejagung Supardi mengatakan, Lutfi bakal diperiksa di Gedung Jampidsus Kejagung terkait kasus ekspor CPO

"Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Jampidsus Kejagung. "Iya dipanggil besok sebagai saksi CPO," kata Supardi saat dikonfirmasi, Selasa (21/6/2022).

Dalam kasus izin ekspor ini, Kejagung awalnya menetapkan empat tersangka. Mereka adalah, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, lalu Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) SM, dan General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas PTS.

Terbaru, Kejagung juga menetapkan Lin Che Wei (LCW) dalam perkara tersebut. Ia diduga memiliki peran bersama dengan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) memuluskan pemberian izin ekspor ke beberapa perusahaan.

(RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD