AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Percepat Pengembangan Panas Bumi, Kementerian ESDM Jalin Mou dengan Geo Dipa

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Selasa, 31 Agustus 2021 09:31 WIB
Kementerian ESDM dan Geo Dipa Energi menandatangani Nota Kesepahaman terkait Penyelidikan dan Pelayanan Kegeologian untuk Pengembangan Panas Bumi.
Kementerian ESDM dan Geo Dipa Energi menandatangani MoU terkait Penyelidikan dan Pelayanan Kegeologian untuk Pengembangan Panas Bumi. (Foto: MNC Media)
Kementerian ESDM dan Geo Dipa Energi menandatangani MoU terkait Penyelidikan dan Pelayanan Kegeologian untuk Pengembangan Panas Bumi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Geo Dipa Energi (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman terkait Penyelidikan dan Pelayanan Kegeologian untuk Pengembangan Panas Bumi.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono mengatakan, sinergi antara Badan Geologi sebagai perwakilan pemerintah dan PT Geo Dipa sebagai Badan Usaha ini sangat penting agar pemanfaatan sumber daya panas bumi yang ada dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Seperti halnya peran penting fluida panas bumi sebagai pembawa energi panas dan mineral dari reservoir panas bumi ke permukaan agar bisa dimanfaatkan, maka sinergi dua institusi ini juga sangat penting dalam studi pengembangan panas bumi di Indonesia, agar lebih memanfaatkan sumber daya domestik dan teknologi tepat guna, sehingga bermanfaat dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Selasa (31/8/2021).

Dia melanjutkan, sumber energi panas bumi merupakan sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi ini sesuai dengan komitmen Indonesia untuk berkolaborasi secara global dalam mendukung komitmen Paris Agreement, untuk menghasilkan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

"Indonesia mempunyai beragam sumber energi yang dapat dimanfaatkan melalui strategi energi untuk mewujudkan komitmen Paris Agreement, salah satunya adalah pengembangan energi terbarukan panas bumi," lanjut Eko.

Berdasarkan Data Badan Geologi, yang tercantum dalam Peta Distribusi Potensi Panas Bumi Indonesia, pada Desember 2020 setidaknya Indonesia mempunyai 357 lokasi potensi panas bumi, dengan total potensi sebesar 23.765,5 MWe.

"Dari total potensi panas bumi 23.765,5 MWe, Indonesia sudah memanfaatkan 2.175,7 MWe (9%) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan menjadi nomer 2 di dunia dalam pemanfaatan listrik dari energi panas bumi," jelas Eko.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi Dadan Kusdiana mengatakan, dengan kerja sama ini maka pengembangan panas bumi dapat dipercepat. Selain itu, Badan Geologi sudah sangat berpengalaman bukan hanya dari sisi kegeologian tapi juga tapi eksekusi sebuah kegiatan lapangan, dan mempunyai kompetensi dan kapasitas sampai hal tersebut.

"Kerja sama Geo Dipa dengan Badan Geologi ini sangat pas. Badan Geologi tahun ini melakukan kegiatan eksplorasi sumur panas bumi yang didanai oleh pemerintah, yang dimulai pada bulan Desember kira-kira persiapannya dan kita akan melihat Desember tahun ini itu selesai semuanya dari mulai mencari dananya sampai pembebasan lahan dan semua bisa selesai di bulan Desember," ujar Dadan.

Dadan mengingatkan, selain percepatan, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana membuat harga listrik dari panas bumi lebih kompetititf sehingga memiliki daya saing.

Sementara itu, Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Firmandha Ibrahim mengatakan, nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mengembangkan potensi panas bumi yang saat ini dilakukan oleh PT Geo Dipa dapat berjalan lancar karena dapat memberikan manfaat untuk rakyat.

"Potensi panas bumi yang besar di Indonesia perlu dikembangkan secara masif dan paralel sesuai arahan Menteri kepada kami, kita harus berfikir kreatif untuk berinovasi mencari terobosan yang memberikan manfaat yang nyata kepada rakyat, jangan pernah lelah berkarya, beribadah untuk kepentingan rakyat," ujar Riki.

Dia meyakini bahwa pemerintah akan memberikan dukungan untuk pengembangan energi baru terbarukan, karena pengembangan ini akan memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Dengan melihat pentingnya penyusunan grand strategi Kementerian ESDM guna mendukung keberhasilan sektor energi dalam upaya pemenuhan energi nasional secara merata dan berkelanjutan, dan pada akhirnya terciptanya pembangunan ekonomi masyarakat untuk itu maka perkenankan permohonan dukungan Badan Usaha kami dalam pengembangannya," pungkas Riki. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD