Menurutnya, PLTP Kamojang telah memasok listrik untuk lebih dari 260.000 rumah tangga selama 24 jam setiap hari tanpa bergantung pada sinar matahari, cuaca, ataupun bahan bakar fosil.
“Dengan rampungnya proyek pemipaan ini, kami semakin semangat dalam menyediakan pasokan energi bersih yang andal bagi masyarakat Kamojang dan Jawa Barat, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).
Sebagai tambahan informasi, hingga September 2025, produksi listrik dari Kamojang mencapai 1.326 gigawatt-hour (GWh), tertinggi di antara seluruh WKP PGE.
Operasi bersih ini juga berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun, sejalan dengan upaya Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.
Saat ini perseroan juga tengah mengoptimalkan pemanfaatan uap dari sumur-sumur bertekanan rendah di Kamojang dengan kapasitas sebesar 5 MW yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.