Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, sanitasi dan air bersih menjadi salah satu fokus kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) Pertamina Group karena hal ini merupakan kebutuhan hidup dasar masyarakat.
Upaya Pertamina ini sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah Prabowo ke-4, yakni fokus pada memperkuat pembangunan SDM melalui penguatan pendidikan, sains, teknologi, dan kesehatan untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
"Sejalan dengan kebutuhan hidup dasar ini, Pertamina berharap dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Dengan kualitas hidup yang baik, sumber daya manusia Indonesia bisa semakin unggul dan memperkuat keberlanjutan bangsa," kata Baron.
Kepala Kampung Tambat, Samuel Heremba sangat berterima kasih atas adanya akses air bersih bagi seluruh warganya. Samuel Heremba mengakui sebelumnya 699 masyarakat Kampung Tambat ini sangat mengandalkan tampungan air hujan, ada juga sumur manual namun kualitas airnya masih mengandung belerang sehingga kurang aman untuk digunakan.
“Adanya bantuan Sumur Air Bersih ini, bahkan sebelum peresmian pun sudah dimanfaatkan oleh warga karena sangat membantu. Kini masyarakat tidak lagi khawatir terhadap kandungan belerang dan kesulitan air saat musim kemarau, karena airnya sudah jauh lebih bersih dan ada juga penampungan yang cukup,” kata Samuel.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
(Nur Ichsan Yuniarto)