AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Pertumbuhan Ekonomi RI 7,07 Persen di Kuartal II-2021, Ini Empat Faktanya

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Sabtu, 07 Agustus 2021 08:41 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07% secara year on year pada kuartal II-2021.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07% secara year on year pada kuartal II-2021. (Foto: MNC Media)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07% secara year on year pada kuartal II-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07% secara year on year pada kuartal II-2021.

Maka itu, berikut fakta pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07% di kuartal II-2021 yang dikutip dari Okezone, Sabtu (7/8/2021):

1. Alasan Ekonomi RI Tumbuh

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, perekonomian global pada kuartal II-2021 mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari pergerakan indeks PMI global dari 54,8 menjadi 56,6 pada Juni 2021. Selain itu, harga komoditas juga naik dan ekonomi beberapa mitra dagang Indonesia pada kuartal II-2021 menunjukkan pertumbuhan positif.

"Maka perekonomian Indonesia secara q to q tumbuh 3,31%. Sementara secara year on year tumbuh 7,07%. "Ekonomi kita di kuartal II menunjukkan arah perbaikan, dilihat dari ekspor dan impornya," ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Jakarta.


2. Alami Peningkatan

Sementara itu, aktivitas masyarakat pada kuartal II-2021 di berbagai lokasi juga mengalami peningkatan baik secara q to q maupun year on year.

Hal ini berbeda dengan aktivitas masyarakat pada kuartal I-2021 maupun aktivitas masyarakat di kuartal II-2020.


3. Kinerja Ekspor dan Impor Membaik

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan pertumbuhan ekonomi meroket disebabkan kinerja ekspor dan impor yang membaik.

"Berdasarkan nominal, Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) mencapai Rp2.772,8 triliun pada kuartal II 2021. Sementara Angka Dasar Harga Berlaku (ADHB) mencapai Rp4.175,8 triliun pada periode yang sama," kata Margo dalam video virtual.

Lanjutnya, realisasi pertumbuhan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ekspor yang meningkat sebesar 10,36% dari kuartal I 2021 dan tumbuh 55,89% dari kuartal II 2020. Peningkatan ekspor terjadi karena pulihnya perdagangan global dan meningkatnya permintaan dari sejumlah negara mitra dagang.

Selain itu juga didukung oleh peningkatan impor yang mengonfirmasi pertumbuhan industri di dalam negeri, di mana impor naik 50,12% dari kuartal II 2020 dan meningkat 9,88% dari kuartal I 2021. "Peran ekspor menjadi sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

4. Peningkatan Mobilitas

Lalu, peningkatan mobilitas turun mengerek tingkat konsumsi masyarakat dan investasi. Salah satunya tercermin dari penjualan sepeda motor yang naik 10,65 persen pada kuartal II dari kuartal I 2021 dan 268,64% dari kuartal I 2021.

Serta, dipengaruhi oleh pertumbuhan indeks PMI global yang naik dari 54,8% menjadi 56,6% pada Juni 2021. Selain itu juga didukung oleh kenaikan harga komoditas dunia, seperti gandum, minyak kelapa sawit, kedelai, timah, aluminium, dan tembaga. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD