"Kalau di TNI, pemimpin yang maling dikasih julukan 'kapal keruk'. Seumur hidup dia bawa itu julukan. Pemimpin harus memberi contoh," ujar Prabowo.
Dia menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya tengah serius membenahi tata kelola badan usaha milik negara (BUMN). Penegakan hukum, kata dia, akan dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melakukan korupsi.
"Praktik-praktik markup adalah penipuan dan pencurian. Kalau ada pejabat yang ingin melaksanakan praktik-praktik lama, saya kira sangat keliru. Kita prihatin. Saya tidak tahu berapa direksi Pertamina yang masuk penjara. Negara dan bangsa menuntut manajemen yang terbaik," ujarnya.
(Dhera Arizona)