AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Pinjol Ilegal Masih Makan Korban, DPR: Harus Ada Terobosan Agar Tuntas

ECONOMICS
Kiswondari/Sindo
Rabu, 13 Oktober 2021 21:31 WIB
Keberadaan lintah darat berbasis online atau pinjaman online (pinjol) ilegal masih jua memakan korban. Maka, butuh langkah khusus untuk memberantasnya.
Pinjol Ilegal Masih Makan Korban, DPR: Harus Ada Terobosan Agar Tuntas. (Foto: MNC Media)
Pinjol Ilegal Masih Makan Korban, DPR: Harus Ada Terobosan Agar Tuntas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Meski upaya pemberantasan dan penegakkan hukum mulai dilakukan, namun keberadaan lintah darat berbasis online atau pinjaman online (pinjol) ilegal masih jua memakan korban. Maka, butuh langkah khusus untuk memberantasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mendukung Kapolri dalam memberantasan pinjol ilegal, karena memang yang ilegal itu pasti meresahkan.

"Saya mendukung penuh arahan Kapolri yang langsung menindak tegas berbagai instrumen pinjol ilegal, karena yang ilegal sudah pasti meresahkan," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Menurut politikus Partai Nasdem ini, kasus pinjol ilegal di Indonesia memang sudah sangat meresahkan masyarakat dan merugikan banyak pihak, masyarakat bukan hanya mendapatkan kekerasan secara fisik, tapi juga mental. Sehingga perlu perhatian khusus dan juga terobosan.

"Memang fenomena pinjol ilegal ini perlu perhatian khusus, mengingat korbannya sudah sangat banyak. Lalu kerugian yang diderita nasabah juga sangat banyak, tidak hanya fisik tapi mental. Makanya belakangan ini kita juga sering dengar beritanya banyak yang bunuh diri. Karena itulah memang ada terobosan seperti ini agar bisa tuntas," ujarnya.

Politikus Partai Nasdem ini menambahkan,  untuk memberantas kasus pinjol ilegal ini, kepolisian perlu bekerjasama dengan institusi lain, yakni Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Menurutnya, peran serta OJK sebagai pengawas keuangan sangat sentral.

"Saya setuju dengan arahan Kapolri bahwa upaya pemberantasan pinjol ilegal ini dengan strategi pre-emtif, preventif maupun represif. Selanjutnya, kepolisian perlu menjalin kordinasi dengan OJK untuk memberantas para pinjol ini, karena sebagai lembaga pengatur dan pengawas, tentunya OJK memiliki berbagai database dan informasi yang diperlukan. Dengan begini, diharapkan para korban pinjol ilegal bisa hidup lebih tenang," pungkas legislator Dapil DKI Jakarta ini. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD