Perry menambahkan, sinkronisasi kebijakan antara fiskal dan moneter menjadi kunci utama agar daya tarik pasar keuangan domestik tetap terjaga.
“Sehingga, inflow-nya SRBI bisa menutupi outflow-nya SBN dan saham. Itu koordinasi kami dengan Pak Menteri Keuangan. Sehingga, betul-betuk menjaga inflow-nya dari portofolio asing itu masih year to date-nya masih terjadi inflow dan itu memperkuat nilai tukar rupiah,” ujar Perry.
(Dhera Arizona)