Selain itu, proyek Senoro Phase 2A di Sulawesi ditargetkan mulai beroperasi penuh pada pertengahan tahun ini. Di tingkat regional, proyek Bualuang Phase-1 di Thailand dijadwalkan mulai onstream pada kuartal II-2026.
MedcoEnergi menargetkan produksi migas berada di kisaran 165-170 mboepd sepanjang 2026. Perseroan optimistis target tersebut dapat tercapai seiring berjalannya proyek-proyek pengembangan sesuai jadwal.
Selain memperkuat bisnis hulu migas, MedcoEnergi juga terus mengembangkan sektor ketenagalistrikan dan energi terbarukan. Perseroan saat ini menargetkan kontribusi energi terbarukan mencapai 30 persen dari total kapasitas terpasang pada 2030.
Menurut Iwan, peningkatan produksi menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional seiring meningkatnya kebutuhan energi untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Keberlanjutan pasokan energi membutuhkan eksekusi proyek yang disiplin, portofolio yang seimbang, serta kemitraan yang kuat antara pelaku industri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.
(Dhera Arizona)