Adapun berdasarkan daerah atau lokasi investasi masih di dominasi di luar pulau Jawa. Secara rinci, provinsi Sulawesi Tengah menjadi lokasi hilirisasi terbesar dengan Rp24,1 triliun, disusul Maluku Utara, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.
"Untuk realisasi investasi di sektor hilirisasi, Singapura, Hong Kong (China), dan China mendominasi sebagai negara asal FDI di sektor hilirisasi," kata Rosan.
Sekedar informasi, pada kuartal-I 2026, realisasi investasi secara nasional mencapai Rp498,8 triliun, setara dengan 24,4 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. Angka ini tumbuh 7,2 persen yoy dan naik tipis 0,4 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/qtq) dari Rp496,9 triliun.
Singapura menjadi negara asal investasi asing terbesar dengan USD4,6 miliar, jauh melampaui negara lainnya. Di belakangnya terdapat Hong Kong (China) dengan USD2,7 miliar, China USD2,2 miliar, Amerika Serikat USD1,3 miliar, dan Jepang USD1,0 miliar.
(Rahmat Fiansyah)