AALI
8225
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1295
ACES
1300
ACST
244
ACST-R
0
ADES
2820
ADHI
895
ADMF
7675
ADMG
216
ADRO
1345
AGAR
368
AGII
1305
AGRO
2290
AGRO-R
0
AGRS
244
AHAP
70
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
600
AKRA
3870
AKSI
424
ALDO
720
ALKA
234
ALMI
238
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
453.05
-0.47%
-2.15
IHSG
6060.76
-0.26%
-15.56
LQ45
851.73
-0.36%
-3.10
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29839.71
-2.17%
-660.34
NYSE
16168.17
-1.78%
-292.18
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,235
Emas
805,555 / gram

Pupuk Indonesia Raih Laba Rp929 Miliar di Kuartal I-2021

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 06 Mei 2021 16:40 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih laba sebesar Rp929 miliar atau 104 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Pupuk Indonesia Raih Laba Rp929 Miliar di Kuartal I-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih laba sebesar Rp929 miliar atau 104 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Pencatatan laba tersebut dalam kurung waktu sepanjang kuartal I-2021. 

Direktur Keuangan dan Investasi Pupuk Indonesia, Eko Taufik Wibowo mengatakan pencapaian laba didorong oleh peningkatan efisiensi beban usaha dan beban keuangan. Dimana, didorong oleh efisiensi konsumsi bahan baku gas, meningkatnya penjualan produk non pupuk, dan produk pupuk non komersial. 

Menurut Eko, penurunan beban usaha karena adanya upaya efisiensi yang dilakukan perusahaan, terutama dalam hal pengelolaan piutang, penurunan beban bunga, serta efisiensi di berbagai bidang, termasuk efisiensi supply chain.

“Salah satunya melalui program reposisi gudang guna menekan biaya distribusi," ujar Eko, Kamis (6/5/2021)  

Dari sisi penjualan, hingga Maret 2021, Pupuk Indonesia mencatat volume penjualan sebesar 3,3 juta ton. Sebagaimana amanah pemerintah, perseroan akan memprioritaskan kebutuhan pupuk dalam negeri, terutama pupuk bersubsidi dengan total penyaluran hingga Maret tahun ini yang mencapai 1,93 juta ton. Bahkan, manajemen memproyeksikan akan meningkat saat memasuki musim tanam 2021. 

Selebihnya, penjualan produk non pupuk dan produk non komersial. Sedangkan total produksi untuk semua jenis pupuk mencapai 4,93 juta ton atau 107 persen dari target RKAP. 

“Kehandalan pabrik juga turut berkontribusi terhadap efisiensi karena pabrik dapat beroperasi optimal sehingga menekan rasio konsumsi bahan baku gas," tuturnya. 

Perseroan menekankan, kinerja positif itu akan terus ditingkatkan sehingga target-target dalam RKAP 2021 dapat dipenuhi. Manajemen juga secara aktif mendorong efisiensi beban usaha dan beban keuangan sehingga perusahaan dapat lebih baik menghadapi kompetisi bisnis kedepannya. 

“Kinerja kuartal I ini juga menunjukkan bahwa Pupuk Indonesia tetap menunjukan daya saing yang cukup baik di tengah pandemi. Hal ini tentunya ditunjang oleh kinerja sektor pertanian yang menunjukan tren positif walaupun di masa pandemik,” kata dia. 

Ke depan, untuk menjaga dan meningkatkan kinerja, Pupuk Indonesia telah menerapkan sejumlah inisiatif strategis. Diantaranya adalah peningkatan digitalisasi, efisiensi produksi dan supply chain, serta sejumlah program seperti agrosolution dan juga retail management. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD