Dia membeberkan pengalaman tahun lalu di mana realisasi restitusi di lapangan membengkak jauh melampaui estimasi awal yang disampaikan oleh stafnya saat rapat koordinasi.
"Jadi gini, tahun lalu saya salah menebak total resistusi yang keluar. Padahal di rapat sudah saya tanyakan berapa sih potensinya," kata dia.
"Staf saya bilang sedikit. Di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat yang mereka sebutkan," lanjut Purbaya.
Kesalahan prediksi tersebut, kata Purbaya, kini menjadi landasan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada sistem pengawasan dan akurasi data fiskus.
Purbaya menegaskan bahwa ke depannya tidak boleh ada lagi celah informasi yang dapat berujung pada pengambilan kebijakan yang tidak tepat sasaran.
"Itu yang akan kita perbaiki, jangan sampai ada salah informasi lagi," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)