Untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dalam jangka pendek, pemerintah terus berkoordinasi dengan bank sentral guna menjaga pasar keuangan tetap kondusif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendukung stabilitas pasar obligasi agar kenaikan imbal hasil (yield) tidak terlalu tajam.
Menurut Purbaya, langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko kerugian modal bagi investor asing yang memegang obligasi negara sehingga dapat membantu menjaga arus modal tetap berada di dalam negeri.
"Jadi pada dasarnya, kami membangun koordinasi yang erat dengan bank sentral untuk memastikan kondisi sektor keuangan tetap kuat dan stabil. Dan dengan kerja sama yang baik, saya percaya pada akhirnya kita akan dapat memulihkan kepercayaan terhadap rupiah," pungkasnya.
(Rahmat Fiansyah)