Selain kebijakan fiskal dan meningkatnya optimisme konsumen, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I juga diperkirakan terdorong faktor musiman, yakni perayaan Imlek dan Idulfitri, yang secara historis selalu mendongkrak permintaan barang dan jasa.
Dia menambahkan bahwa momentum libur dan cuti bersama, serta kebijakan work from anywhere (WFA), turut menopang aktivitas konsumsi masyarakat pada triwulan pertama 2026.
"Faktor musiman serta kebijakan work from anywhere (WFA) turut menopang aktivitas konsumsi masyarakat pada triwulan pertama tahun 2026 ini," kata dia.
(NIA DEVIYANA)