AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Resmikan Creative Center di Cirebon, Ridwan Kamil: Diinvestasikan untuk Kemajuan Generasi Muda!

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 22 April 2021 21:54 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan operasional gedung Creative Center Jawa Barat di Jalan Siliwangi No14, Kota Cirebon.
Resmikan Creative Center di Cirebon, Ridwan Kamil: Diinvestasikan untuk Kemajuan Generasi Muda!

IDXChannel – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan operasional gedung Creative Center Jawa Barat di Jalan Siliwangi No14, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Kini, gedung bekas kantor BKPP (Bakorwil) Wilayah III dapat dipakai pertunjukkan seni budaya, kreasi, workshop, ruang pameran, seminar hingga olahraga. Tak hanya bagi warga Cirebon, Creative Center Jabar dapat dimanfaatkan warga Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

"Silakan yang mengisi tempat ini diatur secara adil. Seluruh masyarakat Ciayumajakuning harus memanfaatkannya secara maksimal," ujar Gubernur.

Kang Emil – sapaan karib Ridwan Kamil – tak ingin gedung dengan luas lahan 27.315 meter persegi sampai kosong alias tidak digunakan. Ia lebih baik melihat berebut tempat ketimbang tidak ada yang mau datang, asalkan tetap dilakukan dengan prokes COVID-19 ketat. 

"Jangan sampai ruang kreasi ini tidak dipakai. Mending berebut daripada kosong tidak ada yang mau datang. Silakan mau pameran batik, olahraga, kesenian, seminar apapun selama tujuannya baik," sebutnya. 

Ia menceritakan, setelah Pemerintah Pusat menghapus Bakorwil gedungnya tidak terawat dan sayang bila tidak dimanfaatkan. Untuk itu Kang Emil memutuskan kompleks tersebut harus memberikan manfaat untuk warga.

Gubernur mengungkapkan alasan dibangunnya Gedung Creative Center Jabar ini. Menurutnya, Pemda Provinsi Jabar ingin meningkatkan kualitas peradaban bangsa dengan menginvestasikan semua yang dimiliki untuk kemajuan generasi muda.

"Kalau Indonesia mau jadi bangsa kuat, maka dari sekarang kita harus investasikan semua yang kita punya untuk kemajuan generasi muda," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD