"Dalam 5 tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 Ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 Juta ton tahun 2025," kata dia.
Untuk diketahui, kesiapan Indonesia tanpa impor beras sepanjang tahun 2026 sebenarnya tercermin pada Proyeksi Neraca Pangan per 6 Januari 2026.
Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan total kebutuhan konsumsi beras setahun yang berada di angka 31,1 juta ton masih dapat dipenuhi dengan proyeksi produksi beras tahun ini yang diperkirakan dapat mencapai 34,76 juta ton.
Surplus produksi terhadap konsumsi tersebut semakin kuat dengan carry over stock beras dari 2025 yang menjadi stok awal di tahun 2026 di angka 12,4 juta ton.
Dengan begitu, stok beras secara nasional hingga akhir 2026 diproyeksi masih dapat berada di angka 16,1 juta ton.
(Febrina Ratna Iskana)