sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Kebutuhan BBM hingga Akhir 2026

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
24/04/2026 13:40 WIB
Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia mencapai 150 juta barel.
RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Kebutuhan BBM hingga Akhir 2026. (Foto Iqbal Dwi/IMG)
RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Kebutuhan BBM hingga Akhir 2026. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia mencapai 150 juta barel. Jumlah ini kurang lebih setengahnya dari kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam setahun.

Yuliot menjelaskan, impor minyak mentah dari Rusia ini akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2026. Skema pembelian hingga saat ini masih dalam tahap kajian, apakah melalui PT Pertamina (Persero), atau menggunakan Badan Layanan Umum (BLU). 

"Impor minyak dari Rusia sudah disepakati total impor dari Rusia 150 juta barel untuk mencukupi kebutuhan kita sampai dengan akhir tahun," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Yuliot menilai pembelian minyak impor menggunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini Pertamina lebih berisiko jika dilakukan dalam jumlah besar. Sehingga, muncul opsi pembentukan BLU baru yang akan melakukan transaksi dengan Rusia. Skema ini dianggap akan lebih memudahkan dari sisi pembiayaan menggunakan APBN.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement