AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Ridwan Kamil Ancam Tutup Tempat Wisata yang Pakai Pedulilindungi Sebatas Formalitas

ECONOMICS
Agung Bakti Sarasa
Rabu, 08 Desember 2021 07:03 WIB
Gubernur Ridwan Kamil beri peringatan pada objek wisata yang menerapkan aplikasi Pedulilindungi sebatas formalitas.
Ridwan Kamil Ancam Tutup Tempat Wisata yang Pakai Pedulilindungi Sebatas Formalitas (Dok.MNC Media)
Ridwan Kamil Ancam Tutup Tempat Wisata yang Pakai Pedulilindungi Sebatas Formalitas (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan peringatan keras kepada para pengelola objek wisata yang menerapkan aplikasi Pedulilindungi sebatas formalitas.

Ancaman tegas tersebut disampaikan Ridwan Kamil menyusul temuannya terkait maraknya objek wisata yang menerapkan aplikasi Pedulilindungi tidak sesuai prosedur yang sudah ditetapkan. 

"Kami melakukan sampling dan banyak ditemukan Pedulilindungi itu jadi formalitas, tidak dipergunakan. Seolah-olah ada di pintu gerbang, tapi tidak lakukan pengecekan," ungkap Ridwan Kamil seusai Rapat Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (7/12/2021). 

Dia menegaskan, siap memberikan sanksi tegas bagi objek wisata yang hanya menjadikan aplikasi PeduliLindungi sebatas formalitas. Tak tanggung-tanggung, Ridwan Kamil mengancam bakal menutup objek wisata nakal itu.

"Jadi kami sudah menyiapkan mekanisme sosialisasi, kami akan memberikan sanksi penutupan dan sanksi lainnya jika ditemukan bahwa proses screening lewat Pedulilindungi itu tidak dilakukan semestinya," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik tak menampik persoalan itu. Menurut Dedi, saat ini, terdapat 85 objek wisata favorit dan 300 lebih hotel di Jabar yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 

"Kita bersama asosiasi akan mengawasi, kita harus perketat pengawasan sebagai early warning," kata Dedi. 

Pihaknya pun bakal menyiapkan sanksi bertahap bagi para pengelola objek wisata yang mengabaikan prokes, termasuk mengawasi titik-titik kerumunan warga di ruang publik, seperti di warung-warung di kawasan wisata Lembang, Bandung Barat dan Puncak, Kabupaten Bogor.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD