sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rilis APBN KiTa Ditunda, Ini Kata Pengamat Ekonomi

Economics editor Anggie Ariesta
01/05/2026 23:00 WIB
Keterbukaan informasi mengenai kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai sebagai instrumen vital.
Rilis APBN KiTa Ditunda, Ini Kata Pengamat Ekonomi. (Foto: Inews Media Group)
Rilis APBN KiTa Ditunda, Ini Kata Pengamat Ekonomi. (Foto: Inews Media Group)

Ia menambahkan bahwa kejelasan informasi akan sangat membantu investor dalam memetakan arah kebijakan publik ke depan, yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, berpendapat bahwa keterbukaan informasi adalah solusi terbaik meski kondisi sektor keuangan tengah menghadapi tekanan seperti pelemahan kurs Rupiah. Dengan data yang terbuka, spekulasi di pasar dapat diredam dan manajemen kebijakan fiskal akan dipandang lebih kredibel oleh investor.

“Justru dengan menunda konferensi pers APBN Kita beserta dokumen lengkap keuangan negara, investor berspekulasi terhadap kinerja fiskal. Apa karena penerimaan turun dan tambahan utang naik signifikan sehingga data-data yang signifikan tidak disampaikan secara tepat waktu ke publik? Situasi ini justru banyak merugikan kepercayaan pasar terhadap manajemen kebijakan fiskal pemerintah. Lebih baik terbuka saja, apapun kondisinya,” kata Bhima.

Bhima juga menyoroti pentingnya rencana stimulus fiskal yang komprehensif untuk mencegah dampak perlambatan ekonomi, seperti program bantuan subsidi dan dukungan bagi pelaku usaha agar tetap tangguh menghadapi tantangan global.

Di sisi lain, Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar memandang rutinitas penjelasan kondisi APBN sebagai bagian dari fungsi akuntabilitas negara kepada rakyat. Penjelasan yang rinci dinilai sangat krusial di tengah ketidakpastian global dan dinamika kurs saat ini.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement