Thomas sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Nantinya, dia akan menjadi pucuk pimpinan BUMN yang dibentuk untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).
Menurut Rosan, pertimbangan penunjukkan Luke Thomas tersebut dilihat dari catatan kinerja hingga pengalaman dia sebelumnya.
“Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih dari track recordnya juga dan dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya baik di saham multinasional, di vale dan dia pun bisa bahasa Indonesia juga,” kata Rosan.
Selain itu, dia juga menyebutkan, pengalaman hingga jaringan yang dimiliki oleh Luke Thomas juga menjadi salah satu pertimbangan hingga pengangkatan sebagai Direktur Utama.
“Tapi yang paling penting justru, kita lihat pengalaman tradingnya ada, mineralsnya ada, di pimpinan di banyak perusahaan mineral,” ujar dia.
“Jadi, dan networknya juga baik, dan yang paling penting juga kita lihat selama ini juga di Danantara, pekerjaannya juga sangat-sangat bagus,” kata Rosan.
(Nur Ichsan Yuniarto)