"Ada 3 hal yang akan kita laksanakan, pertama bagaimana integrasi tarifnya antarmoda, serta integrasi ticketing system," ujarnya di Jakarta (31/7/2025).
Risal menjelaskan bahwa sistem ini akan mencakup integrasi tarif, sistem tiket, dan juga sistem clearing house yang akan memastikan pembagian pendapatan antar operator moda berjalan adil dan transparan.
"Ke depan kita bicara MaaS (Mobility as a Services). Konsep MaaS itu adalah, begitu dia tap dengan satu tiket tadi, uang itu akan langsung terbagi (ke moda transportasi lain)," katanya.
Risal menjelaskan MaaS adalah Integrasi dan akses ke berbagai layanan transportasi (seperti transportasi umum, ride-sharing, car-sharing, bike-sharing, scooter-sharing, taxi, rental mobil, ride-hailing dan sebagainya) dalam satu penawaran digital mobilitas dengan basis mobilitas aktif dan sistem transportasi umum yang efisien.
(Febrina Ratna Iskana)