sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sejumlah Strategi Bapanas Jaga Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026

Economics editor Tangguh Yudha
25/01/2026 18:50 WIB
Bapanas mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan 2026.
Sejumlah Strategi Bapanas Jaga Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026. (Foto Istimewa)
Sejumlah Strategi Bapanas Jaga Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026. (Foto Istimewa)

Pada Ramadan 2022, inflasi pangan tercatat 2,30 persen dan kembali mengalami inflasi 0,94 persen pada Mei 2022. Sementara pada 2023, inflasi pangan selama Ramadan dan Idulfitri relatif rendah di angka 0,29 persen.

Pola berbeda terjadi pada 2024, ketika inflasi pangan saat Ramadan mencapai 2,16 persen, namun berbalik menjadi deflasi 0,31 persen pada April 2024. Pada Ramadan 2025, inflasi pangan tercatat 1,96 persen dan kembali deflasi tipis 0,04 persen pada bulan berikutnya.

Untuk menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, inflasi pangan terakhir tercatat sebesar 2,74 persen pada Desember 2025. Pemerintah pun menyiapkan dua langkah utama, yakni memperkuat intervensi pangan dan memperketat pengawasan harga.

Amran menegaskan bahwa kebijakan menjaga HET dan Harga Acuan Pembelian (HAP) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) didukung oleh kondisi stok pangan nasional yang sangat kuat.

"HET juga kita jaga. Kenapa? Alhamdulillah stok kita, pangan strategis, beras, stok kita, hari ini 3,3 juta ton. Ini tertinggi stok akhir tahun sepanjang sejarah. Minyak goreng juga tersedia. Jadi ini juga tidak ada alasan untuk naik," kata Amran.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement