AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Selebriti Dinilai Berpengaruh Besar untuk Berantas Pinjol Ilegal, Kok Bisa?

ECONOMICS
Bima Setiyadi/iNews
Senin, 13 September 2021 17:33 WIB
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal menilai bahwa kehadiran artis untuk memberantas pinjol ilegal sangat besar.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal menilai bahwa kehadiran artis untuk memberantas pinjol ilegal sangat besar. (Foto: MNC Media)
Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal menilai bahwa kehadiran artis untuk memberantas pinjol ilegal sangat besar. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Pinjaman Online di era digitalisasi saat ini merupakan fenomena yang tak terhindarkan. Apalagi pada masa pandemi ini. Banyak Pinjaman Online yang memang resmi dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, tak sedikit yang tidak berizin atau ilegal. Akibatnya, banyak  informasi dari masyarakat yang dirugikan oleh pinjaman online ilegal tersebut.

Menaggapi hal tersebut, pada 20 Agustus 2021 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM) memberikan pernyataan bersama komitmen memperkuat langkah-langkah pemberantasan pinjaman online ilegal. Diantaranya yaitu, Pencegahan; Penanganan Pengaduan Masyarakat dan penegakan hukum

Artis Nafa Urbach yang menjadi korban teror pinjol justru mempertanyakan peran pemerintah.  Melalui  laman instagram @nafaurbach yang dituliskan Kamis 8 September 2021 lalu, dia menceritakan bahwa setelah berkeluh kesah terkait adanya tagihan utang dari pinjol disertai ancaman dan teror, dirinya banyak mendapat DM dari netizen. Membaca pesan-pesan yang masuk dari netizen, Nafa mengaku sangat sedih. Apalagi dari data yang diterimanya banyak sekali kasus bunuh diri  yang disebabkan oleh pinjol .

Dalam kondisi seperti sekarang ini, kata Nafa banyak sekali rakyat menderita, yang miskin makin miskin dan yang sakit tidak bisa berobat bahkan untuk beli obat pun tidak berdaya.

"Apakah Pinjol menjadi solusi dan meringkan beban yang dipikul rakyat atau malah menjadi ancaman pembunuhan perlahan?."Bagaimana hal seperti ini bisa dibiarkan oleh pemerintah , dan mengapa pemerintah mengijinkan ini diperbolehkan ? Apakah pemerintah tau akibat orng yang susah dan tidak punya sudah pasti tidak bisa membayar ??? #suarahatirakyat #pinjolmeresahkan #bunuhdiridandibunuh #viralkan yuukk ( klo aku sekaya bill gates udh alu bayarin semua sayang aku belum sanggup bantu sebanyak inii," ujarnya.

Selain Nafa, keresahan Pinjol juga dialami Nikita Mirzani lantaran temanya menjadi korban Pinjol. Niki bahkan membuat laporan polisi dengan mendatangi langsung Polda Metro Jaya pada  pada Mei 2021 lalu. Niki merasa para korban sudah ditindas, dizalimi dan psikisnya pun terganggu hingga berujung pada keinginan untuk bunuh diri. Sebab banyaj korban sudah bayar sesaui pinjaman tetapi masih ada pemerasan dan ancaman yang dilakukan Pinjol.

Niki berharap bantuannya terhadap korban Pinjol dengan membuat laporan ini tidak membuat orang lain malah ingin melakukan pinjol.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal menilai bahwa kehadiran artis untuk memberantas pinjol ilegal sangat besar. Apapun bentuknya. Baik dengan melaporkan ke pihak kepolisian atau menuliskannya di media sosial. Sebab, banyak korban pinjol itu berada di kalangan ekonomi kelas menegah ke bawah yang pada umumnya menjadikan artis sebagai refrensi.

"Secara sosial, Artis atau publik figur penting untuk mempengaruhi opini msyarakat akan bahayanya pinjol," katanya saat dihubungi, Senin (13/9/2021)

Kendati demikian, lanjut Faisal, pemerintah sebagai regulator harus berperan lebih besar. Khusunya dalam penindakan. Menurutnya, maraknya pinjol itu akibat miniminya pengawasan dan penindakan terhadap praktik pinjol. Termasuk tidak adanya tindak lanjut keluhan dari masyarakat korban pinjol.

"Pemerintah harus lebih cepat menindaklanjuti apabila adanya laporan masyaraka terkait praktik pinjol. Telusuri semuanya untuk memnimalisir praktik pinjol," tegasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD