AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Serius Berantas Mafia Tanah, Jokowi Bentuk Tim Khusus

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Senin, 23 Mei 2022 17:50 WIB
Pemerintah serius memberantas maraknya kasus mafia tanah, salah satunya dengan dibentuknya tim khusus yang akan menangani mafia tanah.
Serius Berantas Mafia Tanah, Jokowi Bentuk Tim Khusus (FOTO: MNC Media)
Serius Berantas Mafia Tanah, Jokowi Bentuk Tim Khusus (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah serius memberantas maraknya kasus mafia tanah, salah satunya dengan dibentuknya tim khusus yang akan menangani mafia tanah.

Hal tersebut disampaikanya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD, usai melakukan rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin (23/5/2022).

"Kan banyak mafia tanah dimana orang tidak punya hak atas tanah tiba-tiba menang di pengadilan sampai ke tingkat mahkamah agung, padahal itu tanah negara, tanah rakyat gitu. Nah ini kita sekarang akan tegas," ujar Mahfud kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Mahfud menjelaskan bahwa akan menjerat mafia tanah melalui penegak hukum salah satunya Kejaksaan Agung. Dengan melakukan penyidikan, hingga putusan pidana bagi mafia tanah.

"Mafia tanah ini supaya tidak beroperasi terus merampas tanah negara, tanah rakyat. Orang nggak pernah menjual tanahnya tiba-tiba sudah dimiliki orang lain ketika ditanyakan, disuruh menggugat ke pengadilan, ketika di pengadilan dikalahkan. itu yang banyak," jelasnya.

Mahfud juga mengaku disuruh Presiden Jokowi untuk membentuk tim untuk menindak para mafia tanah. Nantinya, tim tersebut berisi dari Kementrian dan lembaga terkait.

"Ini tadi presiden memerintahkan agar tegas menyangkut hak rakyat dan negara sendiri akan patuh terhadap aturan-aturan hukum. Jika pemerintah memang punya kewajiban untuk membayar ganti rugi tanah dan sebagainya tapi yang mafia-mafia juga akan kita selesaikan. Dan kita sudah sepakat untuk segera membentuk tim lintas kementerian dan lembaga termasuk KPK untuk melakukan prosedur dan melakukan penilaian atas ini semua. Saya akan tindak lanjuti," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD