AALI
9750
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1355
ACES
1205
ACST
187
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
172
ADRO
2180
AGAR
362
AGII
1435
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
750
ALDO
1305
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24247.54
0.02%
+3.93
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Siapa Saja Negara yang Tak Pernah Korupsi? Simak di Sini Yuk!

ECONOMICS
Ajeng Wirachmi/Litbang
Sabtu, 13 November 2021 10:52 WIB
Laporan yang dikeluarkan pada 2020 itu menyebutkan bahwa Indonesia berada di urutan ke-102 dengan total poin 37.
Siapa Saja Negara yang Tak Pernah Korupsi? Simak di Sini Yuk! (FOTO:MNC Media)
Siapa Saja Negara yang Tak Pernah Korupsi? Simak di Sini Yuk! (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Corruption Perceptions Index (CPI) merilis laporan indeks korupsi di 180 negara di dunia. Laporan yang dikeluarkan pada 2020 itu menyebutkan bahwa Indonesia berada di urutan ke-102 dengan total poin 37. 

Sementara itu, laporan juga menyebut bahwa ada negara-negara yang tidak memiliki kasus korupsi. Berikut daftarnya. 

1. Selandia Baru 

Selandia Baru merupakan negara pertama yang tidak memiliki kasus korupsi versi CPI pada 2020. Negara ini menempati posisi pertama dengan jumlah skor 88. 

Selandia Baru konsisten berada di jajaran negara bebas korupsi selama 9 tahun terakhir. Masyarakat Selandia Baru memiliki akses untuk mengakses data yang diinginkan. Transparansi yang diimplementasikan tersebut dinilai cukup ampuh dalam mencegah tindak korupsi. 

Sementara itu, hukuman mati bagi para koruptor di negara itu memang pernah ada. Namun, telah dihapus sejak 1961. Pemerintah Selandia Baru beranggapan, jika hukuman sosial akan memberikan dampak lebih besar terhadap para koruptur. 

2. Denmark 

Denmark juga masuk sebagai negara dengan nol kasus korupsi di dunia. Menurut informasi yang diperoleh dari laman Danish Agency for Higher Education and Science, integritas politik menjadi kunci utama keberhasilan memberantas korupsi. 

Pemerintah dan masyarakat Denmark menilai, ketika partai politik, anggota parlemen dan pihak yang memegang andil dalam administrasi publik sudah terlibat korupsi, maka mereka tidak lagi dianggap responsif terhadap masyarakat. Tingginya kesadaran untuk menjauhi praktek korupsi di Denmark juga merupakan faktor penting keberhasilan negara ini. 

3. Finlandia 

Masih menurut CPI, Finlandia juga negara yang bebas korupsi. Hal ini disebabkan karena langkah pemerintah Finlandia yang dinilai baik dalam menangani bahkan memberantas korupsi. 

Perjuangan Finlandia melawan korupsi sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu. Secara historis, pengurangan kasus korupsi di negara tersebut terjadi bersamaan dengan perubahan warganya. 

Dulu, masyarakat Finlandia rata-rata tidak berpendidikan, bergantung pada kekaisaran dan hidup miskin. Seiring perkembangan zaman, masyarakatnya bertransformasi menjadi terpelajar dan hidup berkecukupan. Finlandia juga berubah menjadi negara demokrasi nan maju. 

Sementara itu, melansir artikel bertajuk ‘the Control of Corruption in Finland’ karya Ari Salminen dan rekan-rekannya di Universitas Vaasa, parlemen Finlandia melakukan kontrol yang ketat terhadap proses audit keuangan di pemerintahan. Proses pengawalan yang ketat ini yang dinilai sangat baik, sehingga tidak ada satupun pejabat pemerintahan yang bisa menyelewengkan dana negara. 

4. Singapura 

Negara tetangga Indonesia, Singapura rupanya juga masuk ke dalam daftar negara nol kasus korupsi. Mengutip jurnal berjudul ‘Perbandingan Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Negara Singapura dan Indonesia’, kunci keberhasilan Singapura dalam memangkas kasus korupsi adalah dengan kekuatan CPIB atau Corrupt Practices Investigation Bureau sebagai lembaga anti korupsi. 

CPIB melakukan tugasnya secara netral, independen dan terpisah dari lembaga kepolisian dalam melakukan penyelidikan kasus korupsi. Di sisi lain, kesadaran masyarakat Singapura terhadap bahaya dan kerugian korupsi sudah sangat baik. Tingkat profesionalisme dari pejabat pemerintahannya pun tinggi.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD