"Kita mengeluarkan surat utang sendiri, kita tanggung sendiri risikonya. Kita mengeluarkan surat utang kurang lebih Rp18,8 triliun, dan jadi 36 triliun untuk menghasilkan 962.650 unit perumahan," tutur dia.
Seturut dengan upaya tersebut, sampai dengan Juni 2026, SMF telah membukukan akumulasi penyaluran pembiayaan sebesar Rp141,61 triliun. Khusus sepanjang Semester I-2026, penyaluran pembiayaan Perseroan mencapai Rp14,09 triliun.
Dukungan tersebut disalurkan kepada lembaga keuangan penyalur pembiayaan perumahan demi memperkuat kapasitas penyaluran kredit pemilikan rumah kepada masyarakat.
Strategi penerbitan surat utang mandiri ini sekaligus menempatkan posisi keuangan SMF sangat diperhitungkan di industri keuangan nasional. Surat utang SMF yang outstanding di pasar modal lokal saat ini menduduki peringkat ke-3 terbesar di pasar, yakni mencapai hampir Rp22 triliun dengan peringkat tertinggi Triple A (AAA).
Dorongan dana pada sektor ini digadang-gadang Ananta telah memberikan efek rambatan yang melampaui perhitungan untung rugi semata dari sisi Perseroan.