Langkah ini dilakukan guna menstabilkan harga Surat Berharga Negara (SBN) agar investor asing tidak panik dan melakukan aksi lepas portofolio demi menghindari potensi kerugian modal (capital loss).
Stabilnya pasar surat utang ini diyakini akan ikut menopang pergerakan mata uang Garuda.
Berdasarkan data pasar uang pada Senin sore ini, rupiah ditutup melemah dengan turun 71 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp17.667,5 per dolar AS.
(Febrina Ratna Iskana)