AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Sobat Investor, Mau Cuan Terus? Coba Bisnis Kuliner Yuk!

ECONOMICS
Alya Ramadhanti/Okezone
Minggu, 28 Februari 2021 06:57 WIB
Keadaan ini justru menunjukkan peluang untuk memulai usaha kuliner dengan modal kecil, tetapi bisa menghasilkan untung menjanjikan.
Sobat Investor, Mau Cuan Terus? Coba Bisnis Kuliner Yuk! (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Bisnis makanan selalu menjadi prospek usaha dengan untung yang menjanjikan. Sebab, seluruh manusia butuh makan dan itu hal yang wajib dikonsumsi masyarakat. 

Apalagi di situasi pandemi, orang cenderung memilih untuk menyetok persediaan makanan. Keadaan ini justru menunjukkan peluang untuk memulai usaha kuliner dengan modal kecil, tetapi bisa menghasilkan untung menjanjikan. 

Seperti dikutip dari buku 38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di bawah Juta karya Yuyun A., Sabtu (27/2/2021), berikut alasan bisnis makanan cocok dijalankan: 

1. Mudah dan praktis, mudah dalam pembuatan hingga pengemasannya karena dapat dilakukan oleh siapa pun. Jika tidak bisa memasak pun bisa membuka bisnis makanan. Coba untuk membeli makanan setengah jadi atau yang sudah jadi untuk dikemas kembali, hal ini akan lebih praktis. 

2. Beragam jenisnya, makanan memiliki berbagai jenis yang bisa dijadikan pilihan memulai bisnis. Mulai dari snack, minuman, jajanan pasar, lauk pauk, dan lainnya. Banyaknya varian yang ada akan mempermudah untuk mengembangkannya. Bisa memilih satu jenis makanan yang khas sehingga persaingan pasar tidak ketat dan menghasilkan untung yang maksimal. 

3. Risiko kecil, membuka bisnis makanan memiliki risiko yang rendah. Jika makanan tidak laku maka bisa dikonsumsi sendiri dan tidak mubadzir. Untuk menjual makanan basah seperti lauk pauk lebih baik dimulai dari skala kecil, hal ini untuk mengantisipasi jika tidak laku. Sementara makanan kering atau yang sudah diawetkan seperti kerupuk, keripik, bisa dimulai dengan stok banyak, sebab akan lebih tahan lama. 

4. Potensi pasar selau meningkat, makanan merupakan kebutuhan yang akan terus dikonsumsi manusia. Hal ini menyebabkan permintaan produksi yang selalu besar. Sehingga sangat berpotensi lakunya bisnis makanan. Apalagi jumlah penduduk Indonesia mencapai ratusan juta, menjadikan peluang usaha kuliner tidak ada matinya. 

5. Untung besar, alasan utama membuka bisnis makanan karena untung yang relatif besar. Rata-rata keuntungan yang didapatkan lebih dari 20%-40%. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, bisnis makanan dapat dimulai dari skala kecil karena tidak membutuhkan kuantitas yang besar.

(Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD