sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Ini Faktor Pemicunya

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
21/08/2026 16:07 WIB
Angka tersebut meningkat sekitar 20,1 persen dibandingkan outlook subsidi energi 2026 sebesar Rp227,25 triliun.
Subsidi Energi 2027 Membengkak, Ini Faktor Pemicunya (Foto: iNews Media Group)
Subsidi Energi 2027 Membengkak, Ini Faktor Pemicunya (Foto: iNews Media Group)

Di mana kuota penyaluran energi bersubsidi juga akan mempengaruhi besar kecilnya anggaran subsidi. Karena itu, angka subsidi energi yang tercantum dalam RAPBN 2027 belum bersifat final.

"Jadi nanti kalau sudah betul-betul diketok pada bulan September atau Oktober kita bisa ini ya. Kan kalau soal subsidi itu kan tergantung dari kuotanya nanti, tergantung dengan harga minyak internasional, ICP-nya, ada beberapa variabel lain yang itu bisa mempengaruhi besar kecilnya atau bertambah berkurangnya subsidi," tutur dia.

Dalam RAPBN 2027, subsidi energi dialokasikan untuk tiga komoditas utama, yakni bahan bakar minyak (BBM), LPG tabung 3 kilogram, dan listrik.

Secara rinci, pemerintah mengalokasikan subsidi BBM sebesar Rp28,7 triliun, subsidi LPG 3 kg sebesar Rp114,1 triliun, serta subsidi listrik sebesar Rp130,1 triliun.

Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2027, total subsidi energi direncanakan mencapai Rp272.945,3 miliar atau Rp272,9 triliun. Angka tersebut meningkat 20,1 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp227.258,1 miliar.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement