AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Target 500 Ribu Eksportir Baru, Cek Strategi Teten Tingkatkan Ekspor

ECONOMICS
Oktiani Endarwati
Rabu, 17 Februari 2021 14:33 WIB
Menurut Teten, kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing UKM dengan adanya pendampingan yang komprehensif melalui pelatihan ekspor.
Target 500 Ribu Eksportir Baru, Cek Strategi Teten Tingkatkan Ekspor (FOTO: MNC Media)
Target 500 Ribu Eksportir Baru, Cek Strategi Teten Tingkatkan Ekspor (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengapresiasi program kolaborasi akselerasi untuk mencetak 500.000 eksportir baru bersama dengan pemangku kepentingan terkait seperti Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Indonesia E-Commerce Association (idEA), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Sekolah Ekspor, hingga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. 

Menurut Teten, kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing UKM dengan adanya pendampingan yang komprehensif melalui pelatihan ekspor, fasilitasi kemitraan, serta promosi online dan offline. 

Untuk mewujudkan akselerasi peningkatan ekspor nasional maka diperlukan kolaborasi antara Kementerian/Lembaga dengan berbagai pihak. 

"Saya meyakini, bersama-sama kita mampu meningkatkan daya saing UMKM untuk menembus pasar internasional," ujarnya pada acara Peresmian Program Kolaborasi Akselerasi Mencetak 500.000 Eksportir Baru di 2030, Rabu (17/2/2021). 

Disisi lain, guna meningkatkan kapasitas UMKM dalam ekspor nasional, tahun ini pihaknya melakukan beberapa inisiatif diantaranya mendorong UMKM masuk ke sektor formal, upaya pengelolaan UMKM berkoperasi/ berkelompok dalam skala ekonomis, serta mengembangkan UMKM berbasis komoditi unggulan. 

"Dengan begitu UMKM lebih mudah masuk ke dalam rantai nilai global, termasuk dengan peningkatan jumlah UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital," tuturnya. 

Pemerintah juga mempermudah para eksportir dalam mengakses layanan perizinan ekspor dan impor barang, menyediakan informasi mengenai kesempatan pasar, regulasi pajak keluar, serta regulasi negara yang akan dituju, melalui INSW mobile Kemenkeu. 

"Berbagai kemudahan juga diberikan kepada UMKM, melalui amanat UU Cipta Kerja No 11 Tahun 2020," ungkap Teten. (sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD