AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Telegram Kapolri, Objek Wisata di Zona Oranye dan Merah Wajib Tutup!

ECONOMICS
Putranegara/Kontri
Selasa, 04 Mei 2021 11:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewajibkan objek wisata yang berada di zona oranye dan merah untuk tidak beroperasi.
Telegram Kapolri, Objek Wisata di Zona Oranye dan Merah Wajib Tutup! (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewajibkan objek wisata yang berada di zona oranye dan merah untuk tidak beroperasi. Hal itu tercantum dalam Surat Telegram Rahasia (STR) untuk mengantisipas larangan mudik lebaran yang berlaku pada 6-17 Mei mendatang.

Telegram dengan nomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 tertanggal 30 April 2021, ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi, Inspektur Jenderal Imam Sugianto atas nama Kapolri.

Sebagaimana dalam telegram itu, Kapolda dan seluruh jajaran di wilayah, diminta untuk memetakan lokasi wisata yang akan dibuka ataupun ditutup selama masa liburan. 

Hal itu, nantinya akan diperhitungkan oleh petugas untuk melihat animo masyarakat yang hendak melaksanakan kunjungan wisata. Telegram ini merupakan upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Melakukan pengamanan dan memperketat pengawasan, penerapan potokol kesehatan di destinasi wisata yang menerima wisatawan saat libur lebaran," tulis telegram itu. 

Sigit juga menginstruksikan, untuk bertindak tegas apabila terdapat pelanggaran aturan dalam penyelenggaraan kegiatan berwisata tersebut. Dalam hal ini, aparat kepolisian bakal berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat untuk melakukan tes swab antigen selama wisatawan datang ke lokasi. 

Kemudian, beberapa aturan teknis yang ditekankan oleh Sigit dalam telegram itu seperti melakukan penyemprotan disinfeksi secara berkala, menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai. 

Lalu, melakukan sosialisasi secara masif terkait informasi larangan mudik. Serta, mewajibkan pekerja dan pengunjung tempat wisata memakai masker. 

"Apabila lokasi wisata berada di zona oranye dan atau zona merah, maka wajib ditutup," tulis telegram itu lagi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD