sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Temui Menlu Singapura, Menteri Sugiono Bahas Energi Hijau dan Ketahanan Pangan

Economics editor Riyan Rizki Roshali
12/05/2026 16:13 WIB
Ppembahasan kedua negara difokuskan pada persiapan Leaders’ Retreat mendatang sekaligus evaluasi kemajuan konkret kerja sama di berbagai sektor strategis.
Temui Menlu Singapura, Menteri Sugiono Bahas Energi Hijau dan Ketahanan Pangan
Temui Menlu Singapura, Menteri Sugiono Bahas Energi Hijau dan Ketahanan Pangan

IDXChannel - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Dr Vivian Balakrishnan.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas penguatan kerja sama strategis di bidang energi, ketahanan pangan, hingga pengembangan kawasan industri berkelanjutan.

Sugiono mengatakan, pembahasan kedua negara difokuskan pada persiapan Leaders’ Retreat mendatang sekaligus evaluasi kemajuan konkret kerja sama di berbagai sektor strategis.

“Diskusi hari ini berfokus secara khusus pada persiapan untuk Leaders' Retreat mendatang dan juga meninjau kemajuan nyata di berbagai sektor,” kata Sugiono, Selasa (12/5/2026).

Di sektor energi, Indonesia dan Singapura membahas perdagangan listrik lintas batas serta investasi energi berkelanjutan yang diproyeksikan menjadi salah satu proyek listrik terbesar di kawasan.

“Dalam bidang energi, kami membicarakan perdagangan listrik lintas batas, pengembangan energi, dan investasi yang kami harapkan dapat menjadi proyek listrik terbesar, khususnya proyek listrik berkelanjutan,” kata dia.

Sugiono menyebut kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pasokan pangan sekaligus mendorong inovasi pertanian di kedua negara.

Dalam bidang industri, Indonesia dan Singapura juga akan melanjutkan pengembangan kawasan industri Batam, Bintan, Karimun (BBK) serta Kendal, sekaligus menjajaki pembentukan zona industri berkelanjutan baru.

“Kami akan melanjutkan kesuksesan kawasan industri Batam, Bintan, Karimun, dan kawasan Industri Kendal, serta menjajaki perluasan kawasan industri berkelanjutan bersama,” katanya.

Menurutnya, proyek-proyek tersebut tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga ditujukan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Dalam pertemuan itu, kedua menteri juga menegaskan kembali komitmen terhadap sentralitas ASEAN di tengah situasi geopolitik global yang dinilai semakin tidak menentu.

“Kami juga memiliki pandangan serta perhatian yang sama mengenai isu regional dan global, khususnya situasi di Timur Tengah yang secara langsung memengaruhi ketahanan energi kita,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement