AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Terkait Demo Buruh, Kadin: Kita Saling Membutuhkan dan Harus Saling Percaya

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 27 November 2021 11:15 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan akan menghormati demonstrasi yang dilakukan oleh para buruh dan pekerja.
Demo buruh (Ilustrasi)
Demo buruh (Ilustrasi)

IDXChannel - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan akan menghormati demonstrasi yang dilakukan oleh para buruh dan pekerja.

Menurutnya hal tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi untuk mengutarakan pendapat. Namun Arsjad mengingatkan antara pengusaha dan buruh memiliki korelasi yang kuat.

"Buruh itu saudara kita juga, pekerja-pekerja saudara kita juga, pengusaha membutuhkan buruh dan Pekerja, dan buruh juga membutuhkan pengusaha, kita saling membutuhkan" ujar Arsjad Rasjid pada konferensi persnya di JCC Senayan, Jumat (26/11/2021).

Perbedaan pendapat menurut Arsjad adalah hal yang wajar ketika perbedaan pandangan dari perspektif buruh atau pekerja dan para pengusaha selaku pemangku kebijakan perusahaan.

"Yang diperlukan adalah kepercayaan antara kita, bagaimana kita berdiskusi, bagaiamana kita bisa membawa satu masalah itu dengan diskusi untuk mencari solusi," tambah Arsjad.

Arsjad menambahkan perbedaan pendapat adalah hal yang biasa jika bangsa ini memiliki semboyan BhinnekaTunggal Ika, untuk itu Arsjad akan menghormati setiap aspirasi buruh.

"Saya menghormati setiap buruh, karena itu bagian dari bangsa ini, dan perbedaan pendapat itu biasa, itu namanya nilai dari kebhinekaan, yang berbeda-beda tapi kita tetap satu" tambah Arsjad.

"Kita hargai perbedaan pendapat tapi jangan sampai tidak ada solusi, kita bicarakan mengenai solusi," pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD