AALI
8425
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1310
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2720
ADHI
885
ADMF
7675
ADMG
218
ADRO
1400
AGAR
368
AGII
1395
AGRO
2300
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
68
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3990
AKSI
422
ALDO
715
ALKA
292
ALMI
238
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/09/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.78
1.26%
+5.72
IHSG
6108.27
0.78%
+47.51
LQ45
862.18
1.23%
+10.45
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16184.50
0.1%
+16.33
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,240
Emas
814,120 / gram

Ternyata! Anggaran Jadi "Biang Kerok" Banyak Desa Belum Bentuk Posko Penanganan Covid-19

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Jum'at, 18 Juni 2021 08:33 WIB
Berdasarkan laporan Satgas Daerah secara rutin ini diketahui bahwa terdapat hambatan terkait distribusi anggaran untuk membentuk posko penanganan covid.
Ternyata! Anggaran Jadi "Biang Kerok" Banyak Desa Belum Bentuk Posko Penanganan Covid-19 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui ada hambatan dalam pembentukan posko penanganan covid-19 di tingkat desa/kelurahan. Salah satunya adalah persoalan anggaran

“Berdasarkan laporan Satgas Daerah secara rutin ini diketahui bahwa terdapat hambatan terkait distribusi anggaran untuk membentuk posko dan operasionalisasi posko,” katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (18/6/2021. 

Dia mengatakan bahwa pemerintah pusat terus mendorong distribusi anggaran dari pusat ke daerah. Dimana daerah nantinya didistribusikan ke level wilayah administrasi di bawahnya. 

“Pemerintah pusat juga mendorong monitoring pembentukan posko desa/kelurahan secara menyeluruh demi pemantauan spesifik sampai ke tingkat RT,” ujarnya. 

Dia mengungkapkan bahwa pada dasarnya penggunaan anggaran ini bertujuan untuk mendukung operasional posko dalam menjalankan keempat fungsinya. Diantaranya fungsi pencegahan, fungsi penanganan, fungsi pembinaan dan fungsi pendukung. 

“Keempat fungsi ini mencakup semua upaya preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif dalam pengendalian covid-19,” pungkasnya. 

(SANDY) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD